find us
on


Sabtu, 25 Mei 2013 |  WIB
Halaman Depan | Peta Situs | Login | RSS Feed  
 

Rapat Koordinasi Teknologi Informasi Kementerian BUMN dan BUMN
Selasa, 06 Desember 2011 | 10:09 WIB

Pada tanggal 23-24 November 2011, bertempat di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Kementerian BUMN menggelar Rapat Koordinasi Teknologi Informasi Kementerian BUMN dan BUMN. Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik, Sahala Lumban Gaol ini mengambil tema “Tata Kelola TI sebagai Pondasi Pembangunan TI di BUMN”.
 
Rakor TI merupakan tindaklanjut komitmen Kementerian BUMN agar tata kelola TI Kementerian BUMN dan BUMN dapat berjalan selaras. Dengan begitu, data dan informasi yang tersedia, baik di Kementerian BUMN dan BUMN dapat terakselerasi secara cepat dan akurat (real time) sebagaimana yang terjadi antara kantor cabang BUMN dan kantor pusatnya.
 
Teknologi Informasi BUMN diyakini menjadi salah satu penunjang strategis dalam pertumbuhan industri perusahaan. TI yang telah mendorong transformasi radikal dalam kehidupan manusia, merupakan pilar ke-9 dari variabel Daya Saing Global menurut Forum Ekonomi Dunia. Sayangnya, kesiapan teknologi Indonesia masih menduduki peringkat ke-91, yang terendah dari 11 pilar lainnya.
 
Untuk itu, dalam rangka memperkuat teknologi Indonesia, khususnya penerapan TI di BUMN, Kementerian BUMN menindaklanjuti Pasal 30 Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor KEP-01/MBU/2011 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik tanggal 1 Agustus 2011, dengan Peraturan Menteri Negara BUMN mengenai Teknologi Informasi BUMN yang konsepnya disosialisasikan oleh Staf Ahli Bidang SDM dan Teknologi, Wahyu Hidayat dalam rakor tersebut. Permen TI ini mengakomodasi pembenahan dan pengembangan TI BUMN yang akan dilakukan melalui beberapa strategi, seperti pembuatan Masterplan TI Kementerian BUMN dan BUMN, Panduan Tata Kelola TI BUMN, dan Panduan Sinergi TI BUMN.

Melalui TI yang memadai, didukung komitmen Direksi dan Manajemen Eksekutif yang diwujudkan dalam Peraturan Direksi serta Code of Conduct IT, BUMN diharapkan memiliki arah pengembangan dan optimalisasi TI yang lebih jelas untuk meningkatkan daya saingnya, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan begitu, langkah BUMN menjadi World Class Company akan makin mantap dengan kualitas layanan berstandar dunia. 

Bagikan di :