PT PELNI memperingati HUT ke 60 di Kantor Pusat Jakarta, 28 April lalu. Sejumlah acara digelar untuk merayakan hari jadi perusahaan transportasi laut tersebut. Antara lain, pemilihan karyawan, cabang dan kapal terbaik, lomba badminton, tenis meja, voli, footsal, mancing dan acara hiburan “family gathering” di TMII, Sabtu (28/4). Juga tak ketinggalan digelar pula acara protokoler HUT PT PELNI pada 30 April 2012.
Dalam acara yang dilangsungkan di Gedung PT PELNI Pusat, hadir jajaran komisaris, dewan direksi, mantan direksi PT PELNI, senior manager, manager serta seluruh karyawan PT PELNI kantor pusat. Dalam acara yang bertajuk “60 Tahun Melayari Negeri” itu, selain diisi sambutan dari Ketua Panitia HUT PT PELNI Ke 60, Effendi dan Pidato Jussabella Sahea, Direktur Utama PT PELNI, juga diserahkan hadiah dan piagam Karyawan Terbaik, Kapal Terbaik, Cabang Terbaik dan Dharma Karya 25 Tahun Pengabdian.
Dalam sambutannya Effendi mengatakan, peringatan HUT ke 60 PT PELNI berlangsung sesuai rencana. Hikmat penuh rasa syukur, meriah meski dilangsungkan secara sederhana. Menurutnya, peringatan HUT tak hanya dilakukan oleh insan PELNI di kantor Pusat saja, melainkan juga di Cabang, Sub Cabang dan Kapal dengan cara yang berbeda –beda.
Untuk peringatan di Kantor Pusat digelar sejumlah perlombaan. Lomba tersebut antara lain badminton, tenis meja, bola voli, futsal, dan mancing dengan peserta karyawan PELNI Kantor Pusat, Cabang Tanjung Priok, RS PELNI Petamburan, PT SGS dan PT Aspan dan PT SBN.
Acara yang terakhir adalah acara resmi dengan agenda Pidato Direktur Utama, Jussabella Sahea dan pemberian penghargaan bagi Karyawan Terbaik, Kapal Terbaik, dan Cabang Terbaik serta penghargaan 25 tahun pengabdian. Untuk tahun ini Karyawan Terbaik diraih oleh Auta Beta Nrp 03877 dari Cabang Tanjung Priok, Cabang Terbaik terpilih Cabang Jayapura, dan Kapal Terbaik diraih oleh KM Bukit Siguntang.
Jussabella Sahea, mengatakan, dalam perspektif manusia, 60 tahun merupakan usia di mana manusia mengalami masa penurunan baik secara fisik maupun kinerja pikiran. Di samping itu, umur 60 tahun selalu diibaratkan dengan munculnya penyakit –penyakit yang menghinggapi raga manusia. Namun hal tersebut tak berlaku bagi organisasi. Dalam organisasi seperti PELNI 60 tahun justru menjukkan kematangan sebuah perusahaan dalam berbisnis. Kematangan tersebut ditunjukan dengan makin kuat terujinya perusahaan dalam menghadapi berbagai kendala, baik internal maupun eksternal.
Dalam perusahaan jasa yang terpenting adalah pelayanan. Untuk itu direktorat usaha diubah menjadi direktorat komersial. Selain itu, direktorat SDM dan Umum, Teknik dan Keuangan adalah merupakan motor usaha.
“Sebagai penggerak, tiga direktorat ini mesti seiring, seirama dan sejalan. Tidak boleh tumpang tindih, ini untuk menghadang problem dan kendala bisnis yang menghadang,” kata Jussabella Sahea yang terpilih kembali menjabat sebagai Dirut bulan Februari lalu.
Dan diakhir sambutannya, Jussabella menegaskan, untuk perubahan yang diinginkan, salah satunya ia akan melakukan penyempurnaan master plan teknologi informasi dan modifikasi kapal tipe 2000 menjadi 3 in 1. Langkah itu merupakan jawaban atas kebutuhan pasar yang mendesak.

