Press Release
PT PELNI (Persero)
No : 01.06/03/PR/I/2026
Target Penumpang Tercapai, Penumpang PELNI di 2025 Tembus 5,15 Juta
Jakarta, 6 Januari 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatatkan sebanyak 5.154.080 penumpang telah berlayar dengan kapal PELNI di seluruh rute sepanjang tahun 2025. Capaian ini setara dengan 101,15% dari realisasi tahun 2024.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan bahwa realisasi tahun 2025 naik sebesar 101,15% dibandingkan tahun 2024 yaitu sebanyak 5.095.483 penumpang.
“Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan angkutan laut PELNI, sekaligus menjadi hasil dari upaya peningkatan pelayanan, kesiapan armada, serta pengelolaan operasional yang kami lakukan sepanjang tahun 2025,” ujar Anda.
Adapun rincian jumlah penumpang pada kapal penumpang tahun 2025 adalah 4.472.918 atau setara 109,10% dari target anggaran 4,1 juta penumpang untuk 2025. Sementara untuk kapal perintis, PELNI melayani 681.162 penumpang atau setara 104,41% dari target anggaran 652.417 penumpang.
“Jumlah penumpang keseluruhan yang mencapai lebih dari 5,1 juta orang pada tahun 2025, mencerminkan bahwa layanan PELNI terus dibutuhkan oleh masyarakat untuk mobilitas antarpulau. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanannya kepada PELNI sepanjang tahun ini,” terang Anda.
Peran PELNI dalam mendukung pemerataan akses transportasi, khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia, tercermin dari sebaran penumpang sepanjang tahun 2025. Wilayah tengah mendominasi dengan 47,2% atau 2.109.876 penumpang, diikuti wilayah timur sebesar 29,4% atau 1.317.237 penumpang.
Capaian tersebut menegaskan kontribusi PELNI dalam menghubungkan daerah 3TP, sekaligus memperkuat peran Perusahaan dalam menjaga konektivitas Nusantara.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna menyediakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Kami juga akan terus mendukung konektivitas antarpulau, pemerataan akses wilayah terpencil, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Anda.
Ruas Terpadat :
1. Belawan – Batam (131.369 Penumpang)
2. Batam – Belawan (124.143 Penumpang)
3. Makassar – Bau-Bau (81.818 Penumpang)
4. Bau-Bau – Makassar (71.192 Penumpang)
5. Batam – Tg. Priok (56.405 Penumpang)
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat :
1. Makassar (382.982 Penumpang)
2. Ambon (290.242 Penumpang)
3. Bau-Bau (263.297 Penumpang)
4. Surabaya (226.257 Penumpang)
5. Tanjung Priok (207.631 Penumpang)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat :
1. Makassar (385.457 Penumpang)
2. Ambon (284.174 Penumpang)
3. Bau-Bau (260.539 Penumpang)
4. Surabaya (252.311 Penumpang)
5. Tanjung Priok (214.857 Penumpang)
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
**
Informasi dan pertanyaan hubungi :
Nadya Nathasya Zahra
Plt. Manager Komunikasi Korporasi
PT PELNI (Persero)
Telp. 021 - 6334342 ext 1310
31/10/2026
PT PELNI (Persero) resmi memulai pelayanan di Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, melalui singgah perdana KM Dorolonda pada Sabtu (31/10) pagi.
20/10/2026
PT PELNI (Persero) akan melayani Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, melalui kapal penumpang KM Dorolonda mulai 31 Oktober 2026.
09/10/2026
PT PELNI (Persero) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi konsumsi Jenis BBM Tertentu (JBT) PT PELNI (Persero) Semester I Tahun 2026 di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (8/10).