138 Millenial Bergabung Dengan PT PELNI (Persero)

Jumat, 05 April 2019

Jakarta, 03 Januari 2019 –  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI termasuk dalam 10 besar BUMN paling diminati pencari kerja versi  majalah bisnis dan keuangan pada tahun 2017. Kategori sebagai BUMN paling diminati para pencari kerja terbukti, pada rekrutmen pegawai darat dan pegawai laut PT PELNI (Persero) tahun 2018, pelamar mencapai 24.000 orang pencari kerja melamar ke PELNI.

Dari hasil seleksi administrasi, akedemik dan wawancara tersaring beberapa ribu orang untuk mengikuti tes. Melalui  proses seleksi yang ketat sebanyak 138 pelamar berhasil diterima menjadi calon pegawai PT PELNI (Persero). Mereka  terdiri Sarjana S-1 sales 31 orang, program D3 sebanyak 47 orang, dan 60 orang peserta Management  Trainee (MT). Mereka hari ini,  Kamis (3/1) diterima direksi  di auditorium kantor pusat, Jakarta.

 Direktur Utama PT PELNI (Persero) Insan Purwariysa L. Tobing didampingi Direktur SDM & Umum Ganefi, Direktur Usaha Angkutan Penumpang OM. Sodikin, Direktur Armada M. Tukul Harsono dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Harry Boediarto berkenan menerima 138  calon pegawai baru PT PELNI (Persero).

Direktur Utama PT PELNI (Persero) Insan Purwariya L. Tobing dalam sambutanya  mengatakan rekrutmen menjadi hal yang biasa dalam suatu organisasi. Dengan adanya rekrutmen, menjadi angin segar baru bagi  organisasi untuk terus tumbuh dan berkembang, terlebih pada era digitalisasi. “Kawan-kawan di sini, mayoritas adalah fresh graduates, generasi millennials yang  membawa idealisme dan ilmu yang terbaru yang mungkin kami belum pernah dapatkan sebelumnya saat kami di bangku kuliah. Namun, di sinilah semua ilmu dan pengetahuan itu diuji,” kata Insan Purwarisya L. Tobing.

Sebagai generasi millennials, lanjut Insan  identik dengan kreativitas, inovasi, dan hi-tech mampu memberikan kemampuannya tersebut untuk memajukan perusahaan. “Ajukan ide-ide yang membangun, namun jangan kecewa jika idenya belum disetujui oleh atasan. Lakukan perbaikan terus-menerus dan belajar tanpa henti,” pesan Insan.

Seperti yang kawan-kawan semua ketahui, di era milenial dan digital dewasa ini, menjalani bisnis jasa transportasi penumpang sangatlah berbeda dengan 10-15 tahun lalu. Kecepatan, konektivitas, dan berbagai kemudahan menjadi harapan terbesar pelanggan terhadap moda transportasi. “Dari sisi kecepatan, naik kapal memang bukan pilihan utama penumpang, namun apa yang bisa dilakukan agar naik kapal menjadi unik dan berkesan? Hal itulah salah satu yang mendasari transformasi bisnis PT PELNI (Persero),” tambahnya.

PT PELNI (Persero)  hari ini bukan sekadar perusahaan pelayaran yang ingin dikenal karena menjalankan bisnis angkutan penumpang. Nyatanya, pendapatan terbesar PELNI saat ini berasal dari bisnis logistik yang ditunjang oleh anak usaha  di bidang freight forwarder.

Dalam beberapa tahun belakangan, PT PELNI (Persero)  juga mempopulerkan Program Business and Lifestyle seperti kegiatan MICE di atas kapal maupun wisata bahari yang menjadikan Kapal PELNI sebagai hotel terapung di destinasi wisata seperti Karimun Jawa, Wakatobi, Bandaraneira  dan Raja Ampat. “Dengan semua lini bisnis tersebut, kami berharap bisa hadir lebih dari sekadar perusahaan transportasi biasa, atau kami menyebutnya, “BEYOND SHIPPING”,” kata Insan.

Dari 138 peserta yang lulus tes, mereka terdiri dari 60 orang tenaga management Trainers, 31 orang tenaga sales, dan D3 sebanyak 47 orang. Mereka akan menjalani masa orientasi pegawai dalam waktu tiga bulan ke depan meliputi kesemaptaan untuk melatih mental dan disiplin dan pembekalan lainnya untuk pembentukan karakter pegawai PELNI. ***

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!