KM. Sabuk Nusantara 84 PELNI Selamatkan Nelayan di Perairan Dayang-dayang Makasar

Jumat, 05 April 2019

Makasar, 30 Januari 2019 - Cuaca extrim  yang terjadi dalam satu bulan belakangan telah mengakitbatkan pelayaran terganggu. Untuk menjaga keselamatan, pihak otoritas pelabuhan telah mencegah upaya kecelakaan di laut, dengan melarang kapal-kapal kecil dilarang  berlayar selama terjadi gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

Meskipun demikian dalam pelayaran KM. Sabuk Nusantara (Sanus) 84, ditemukan seorang nelayanan terombang-ambing di atas perahu dengan posisi terbalik yang meminta pertolongan. Kapal nelayan yang sudah dua hari terombang-ambing di laut tersebut  berhasil ditolong KM. Sabuk Nusantara (Sanus) 84, kapal perintis negara yang dioperasikan PT PELNI (Persero) pada, Selasa (29/1-2019) petang.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan,  Nakhoda KM.Sabuk Nusantra 84 Azis Purbo Anwari dalam berita acara yang dikirim ke Operation Room, tempat memantau kapal-kapal PELNI berlayar  di Jakarta. Dalam  dalam laporanya  KM. Sanus 84 telah melakukan pertolongan kepada nelayan yang terombang-ambing di atas perahunya yang terbalik.

Nelayan yang hingga saat ini belum berhasil dimintai data terkait nama, alamat karena kondisinya masih lemas akibat  terombang-ambing di atas perahu yang terbalik selama  dua hari karena cuaca extrim di perairan dekat Pulau Dayang-dayang, Makasar. “Alhamdulillah nelayan bisa kita selamatkan ke atas kapal, namun yang bersangkutan dalam  keadaan lemas, belum bisa diajak bicara,” kata Nakhoda KM. Sanus 84 Azis Purbo Anwari.

Selain berhasil menyelamatkan jiwa nelayan, kapal PELNI juga berhasil mengangkat perahu nelayan tersebut ke atas kapal menggunakan crane kapal. Setelah menyelamatkan nelayan dan perahunya, kapal melanjutkan pelayaran ke Makasar, sementara korban dirawat petugas medis di atas kapal. Sesampainya di Makasar, korban akan dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Peristiwa terbaliknya kapal nelayan pertama diketahui Mualim jaga yang melihat seseorang melambai-lambaikan tangan di atas sebuah perahu yang terbalik meminta pertolongan. Mualim kemudaian melapor kepada Nakhoda, selanjutnya menyiapkan seluruh ABK unuk melakukan pertolongan dan berhasil.  KM. Sanus 84 melayani pelayaran  dengan rute dari Makasar-Selayar-Reo-Bima-Reo-Selayar-Makasar. ***

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!