PELNI Bebaskan Bea Bagasi Penumpang 50 Kg

Jumat, 05 April 2019

Jakarta, 13 Februari 2019 –  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI membebaskan bea bagasi atau free untuk  barang bawaan penumpang hingga 50 kg per penumpang ke seluruh rute pelayaran. Sebagai BUMN transportasi laut dengan pelanggan seluruh lapisan masyarakat ke seluruh nusantara,   PELNI telah memperbaharui ketentuan barang bawaan atau bagasi penumpang sejak tahun 2016 dengan Surat Keputusan Direksi No.; 01.15/2/SK/HKO.01/2016, tanggal 15 Januari 2016.

Kepala Kesekretriatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan, sesuai  peraturan perusahaan tentang bagasi penumpang  kapal PELNI,  yang disebut  dengan bagasi bebas atau cuma-cuma  adalah barang bawaan penumpang yang dibebaskan dari biaya, berupa  barang jinjingan, dapat  diangkat dengan 1 tangan oleh penumpang bertiket dan tidak membutuhkan bantuan orang lain, tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal.

PELNI, lanjut Ridwan mengatur ukuran volume bagasi bebas bea dengan ukuran  maksimal  0,175 m3 (meter cubic) x 30cm x  30cm atau setara  satu koper/koli dengan  berat maksimal  50 kg. Setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan di atas disebut sebagai over bagasi dan dikenakan tarif over bagasi. “Bila bagasi melebihi 50 kg atau setara dengan 0,3 m3 (meter cubic) atau ukuran 2 koli/koper akan dikenakan tarif over bagasi”, terang Ridwan.

PELNI, lanjut Ridwan sangat toleran dalam menerapkan ketentuan  bagasi bagi  penumpang   karena beratnya hingga 50 kg. Ketentuan ini hendaknya dapat dipatuhi para penumpang kapal PELNI agar ketertiban, keamananan dan kelancaran penerapan barang bagasi dapat berjalan sesuai ketentuan agar  dapat mendukung keselamatan pelayaran.

Meskipun bebas bagasi hingga 50 kg, beberapa penumpang kerap melanggar ketentuan baik berat  maupun volume bagasi. Untuk menegakkan aturan dan menjamin keselamatan pelayaran PELNI memberlakukan ketentuan over bagasi atau kelebihan bagasi di atas 50 kg bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan. “Bagi yang membawa bagasi melebihi berat atau volume,  PELNI menerapkan tarif over bagasi, tujuanya agar tertib, aman dan selamat,” tegas Ridwan.

Ketentuan bea over bagasi sudah diterapkan di kapal PELNI sejak tanggal 15 Januari 2016, sudah berjalan 3 tahun.  Ketentuan over bagasi juga  sudah berlaku umum di seluruh angkutan atau transportasi umum. Ketentuan over bagsi tidak hanya berlaku  di PELNI saja namun di dunia penerbangan dan kereta api juga sudah diberlakukan. “Jadi PELNI tetap memberikan free bagasi hingga 50 kg. Namun bila melanggar, PELNI memberikan solusi dengan tarif over bagasi. Hal ini semata untuk menegakkan  dan menertibkan  angkutan,” tambah Ridwan.

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!