Januari Penumpang PELNI Naik 21 Persen

Jumat, 05 April 2019

Jakarta, 14 Februari 2019 –  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI menunjukkan  kinerja positif pada awal tahun 2019 yang ditandai dengan kenaikan jumlah penumpang kapal cukup signifikan. Pada Januari 2018, jumlah pengguna kapal PELNI sebanyak 343.965 pelanggan, pada Januari 2019 menjadi 414.649 pelanggan, naik 21 %.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko, Kamis (14/2) pagi  mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan sebanyak 21 % cukup menggembirakan bagi PELNI. Kenaikan jumlah pelanggan didasari beberapa hal, diantaranya tingkat pelayanan yang makin membaik, kemudahan caravmemperoleh tiket yang bisa diakses dengan HP, cara pembayaran  dengan kartu debet dan kebijakan free  bagasi hingga 50 kg untuk setiap penumpang.

Ridwan Mandaliko menyampaikan  rasa syukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan PELNI di kapal dan di darat, khususnya di cabang-cabang di seluruh nusantara. “Kepada Nakhoda dan para ABK, kepala cabang dan seluruh insan PELNI yang telah berperan aktif dalam  memasarkan kapal PELNI  kami menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya sehingga dalam bulan Januari angkutan berjalan lancar dan kinerja angkutan naik 21 %”, kata Ridwan.

Dari data yang dihimpun, kenaikan terjadi pada rute Jakarta-Batam-Belawan, Medan, Jakarta-Makasar dan Jakarta-Ambon untuk rute jarak jauh. Sedangkan pada rute jarak   pendek pada terjadi kenaikan pada ruas Makasar-Baubau, Makasar-Ambon, Batam-Belawan dan Ambon-Bandaneira.

Dari sisi waktu, pelanggan memilih tanggal tanggal 4 hingga 19 Januari 2019, serta akhir bulan, penumpang naik rata-rata antara 5.000 hingga 6.000 orang perhari. “Kenaikan jumlah pengguna menunjukkan PELNI masih menjadi alternatif transportasi, meskipun sudah ada akses via udara, kapal PELNI masih dibutuhkan dan menjadi pilihan  masyarakat”, ungkap Ridwan.

Untuk melayani penumpang, PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara atau kapal jarak jauh ke berbagai rute dengan kapal tipe 3000 pax 1 unit, tipe 2000 pax 9 unit dan tipe 3in1 yang dapat mengangkut orang, kendaraan dan kontainer 2 unit, 1 kapal Roro, 1 kapal Fery Cepat dan 46 kapal perintis. “Kapal perintis untuk menghubungkan daerah maju ke daerah terpencil tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P)”, tutup Ridwan.

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!