Dengan Free Bagasi Hingga 50 kg Penumpang PELNI Naik 42 Persen

Senin, 08 April 2019

Jakarta, 05 Maret 2019 –  Upaya pemberian free bagasi hingga 50 kg tanpa dipungut biaya yang dilakukan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan. Pengguna kapal PELNI naik dari  343.965 pada Januari 2018 menjadi  414.649 pelanggan atau  naik 21 % pada Januari 2019. Sedangkan pada Februari 2018-2019 naik dari 171.243  menjadi 243.445 pelanggan, naik 42 %. Total dari Januari - Februari 2019 naik dari 515.208 menjadi 658.094 pelanggan, atau naik rata-rata  28 %.

Plh. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Yahyo Kuncoro usai menghadiri pelantikan pejabat setingkat VP, kepala cabang dan para manager, Selasa  (5/3) di Jakarta   mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan pada Februari 2019 sebesar 42  % cukup menggembirakan bagi PELNI. “Kenaikan jumlah pelanggan secara berturut dalam 2 bulan  rata-rata naik 28 %. Cukup tinggi”, terang Plh Sekper yang masih merangkap VP Keagenan dan Tour ini.

Yahya Kuncoro  memprediksi kenaikan jumlah pelanggan akan terus tumbuh  seiring peningkatan  pelayanan yang semakin membaik di cabang dan di kapal. Kemudahan memperoleh   tiket yang bisa diakses dengan HP, cara pembayaran  dengan kartu debet dan kebijakan free  bagasi hingga 50 kg untuk setiap penumpang di semua rute, telah memberikan kontribusi dalam meningkatnya pengguna jasa kapal PELNI.

Keberhasilan meningkatkan kinerja pelayanan,  merupakan kerja bersama seluruh karyawan. Manajemen, lanjut Yahya menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan  PELNI baik di kapal,  di cabang dan di pusat. “Kepada Nakhoda,  ABK, kepala cabang dan seluruh karyawan kami menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya sehingga dalam bulan Januari-Februari kinerja angkutan naik rata-rat 28 %”, kata Yahya Kuncoro.

Dari data penjualan,   kenaikan pelanggan terjadi pada rute Jakarta-Belawan.  Jakarta-Makasar, Surabaya-Makasar  dan Jakarta-Ambon untuk rute jarak jauh. Sedangkan pada rute jarak pendek pada terjadi kenaikan pada ruas Makasar-Baubau, Makasar-Ambon, Batam-Belawan dan Ambon-Bandaneira dan Balikpapan-Maksara.”Kenaikan terjadi setiap pemberangkatan kapal”, tambah Yahya Kuncoro. 

Meningkatnya pelanggan PELNI dalam dua bulan terkahir menunjukkan BUMN transportasi laut dengan trayek nusantara ini masih dibutuhkan masyarakat dan  menjadi alternatif transportasi, meskipun sudah ada akses via udara. “PELNI masih dibutuhkan dan menjadi alternatif transportasi antar pulau bagi  masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan”, tegas Yahya Kuncoro.

Untuk melayani penumpang, PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara atau kapal jarak jauh   tipe 3000 pax 1 unit, tipe 2000 pax 9 unit dan tipe 3in1 yang dapat mengangkut orang, kendaraan dan kontainer 2 unit, 1 kapal Roro, 1 kapal Fery Cepat dan 46 kapal perintis. Selain itu PELNI juga mengoperasikan kapal Tol Laut, kapal ternak dan kapal barang komersial ke berbagai rute. “Kapal perintis untuk menghubungkan daerah maju ke daerah terpencil tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P)”, tutup Yahya Kuncoro. ***

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!