Sasar Muatan Balik, PELNI Bangun Konektivitas Kapal Tol Laut dengan Kapal Penumpang

Senin, 08 April 2019

Jakarta, 10 Maret 2019- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI meningkatkan pelayanan dalam muatan balik kapal Tol Laut dengan *mengkonektivitaskan* kapal Tol Laut dengan kapal penumpang dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara mulai Minggu (10/3).

Upaya membangun  *mengkonektivitaskan* kapal Tol Laut dengan kapal penumpang merupakan terobosan Perseroan untuk mempersingkat waktu pelayanan Tol Laut.  "Dengan *konektivitas* kapal penumpang dan kapal Tol Laut feeder Kandhaga Nusantara I yang dioperasikan PELNI maka  pemilik barang akan dapat  menikmati waktu lebih cepat kiriman barang tiba di tujuan.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI (Persero) Yahya Kuncoro mengatakan saat ini PELNI melayani  rute Tol Tol  H1+T-10 dari Tanjung Perak-Makassar-Bitung--Tidore-Morotai-Buli-Maba-Gebe-Tidore-Tanjung Perak dengan KM. Logistik Nusantara 2 dan KM. Logistik Nusantara 3 untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dan barang penting. "Kapal Tol Laut tidak langsung ke Tahuna sejak Pelabuhan  Bitung menjadi Hub,  penghubung untuk selanjutnya barang dipindah dengan KM. Kandhaga Nusantara I dengan rute Bitung-Tagulandang-Tahuna-Melanguane-Miangas-Bitung,"  lanjut Yahya Kuncoro.

Muatan balik dari Tahuna dan pulau-pulau sekitarnya, lanjut Yahya Kuncoro,  diangkut dengan Kandhaga Nusantara I, setiba di Bitung PELNI dapat  mengalihkan muatan ke KM. Labobar, Dorolonda, Sinabung, KM Logistik Nusantara 2 atau  KM Logistik Nusantara 3.  "Mana yang lebih dulu, Logistik Nusantara atau kapal penumpang tiba di Bitung, muatan akan diangkut sesuai kedatangan kapal. Ini menjadi nilai tambah bagi pemilik barang," tegas Yahya Kuncoro.

*Konektivitas* perdana Kandhaga Nusantara I dengan KM. Labobar dilakukan mulai Minggu (10/3). Sebanyak 25 TEUs  kontainer berisi batang pohon kelapa dari Tahuna yang diangkut KM. Kandhaga Nusantara I dimuat ke KM. Labobar dari Bitung, Sulawesi Utara menuju Surabaya. *Konektivitas* kapal penumpang dan kapal Tol Laut akan terus dilakukan PELNI tidak hanya di Bitung, namun di rute lain yang memungkinkan PELNI akan mencoba mengkoneksikan. "Dari Bitung ada 3 kapal penumpang yang dapat terkoneksi Tol Laut, KM. Labobar, Sinabung, dan Dorolonda" , kata Yahya Kuncoro.

Sebagai BUMN transportasi laut, PELNI terus berupaya menjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah di daerah tujuan Tol Laut. Hal ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi sekaligus memaksimalkan armada dalam meningkatkan muatan balik kapal-kapal Tol Laut.

Pada 2018, PELNI mengoperasikan 6 rute Tol Laut dan 2 kapal ternak. Tahun 2019, PELNI masih diberi penugasan 5   rute Tol Laut dan 1 kapal ternak. "Rute kapal Tol Laut sudah termasuk kapal feeder. Sedangkan kapal ternak dari 2 menjadi 1 kapal," tutup Yahya Kuncoro. ***

Share this article:


Baca Juga

Jadwal & Reservasi Kapal Penumpang

Info Jadwal & Reservasi

Berdasarkan Asal-Tujuan?
Klik di sini

Ini Kantor Kami!