Jakarta, 14 Juni 2023 -- Sebagai perusahaan pelayaran dan logistik maritim terbesar di Indonesia, PT PELNI berencana untuk penjualan tiga unit kapal barangnya. Berikut spesifikasi kapal barang yang dijual mulai Rp 6 Miliar.
Nama Kapal : KM Caraka Jaya Niaga III-4
Spesifikasi :
Main Engine : Mitsui B&W Type 4L35 MCE | Spec. 1.940 HP/155rpm
Auxiliary Engine : 3 Unit Caterpillar Type 3406 DI-TA | Spec. 3x345HP/254kW
Pelaksanaan Lelang : Rabu, 28 Juni 2023
Lokasi Aset : Tanjung Priok, DKI Jakarta
Harga Limit : Rp 6.700.000.000,- (enam miliar tujuh ratus juta rupiah)

=====
Nama Kapal : KM Caraka Jaya Niaga III-32
Spesifikasi :
Main Engine : Mitsui Mitsui B&W Type 5S26 MC | Spec. 2.050 HP/155rpm
Auxiliary Engine : 3 Unit Yanmar Type 6 KHL-STN | Spec. 3x360HP/221kW
Pelaksanaan Lelang : Selasa, 4 Juli 2023
Lokasi Aset : Bitung, Sulawesi Utara
Harga Limit : Rp 10.800.000.000,- (sepuluh miliar delapan ratus juta rupiah)

=====
Nama Kapal : KM Caraka Jaya Niaga III-22
Spesifikasi :
Main Engine : Mitsui B&W Type 4L35 MCE | Spec. 1.650 HP/155rpm
Auxiliary Engine : 3 Unit Yanmar Type 6 LAAL-DTN | Spec. 3x221kW
Pelaksanaan Lelang : Kamis, 6 Juli 2023
Lokasi Aset : Tanjung Perak, Surabaya
Harga Limit : Rp 10.800.000.000,- (sepuluh miliar delapan ratus juta rupiah)

=======
Bagi yang berminat, dapat menghubungi kontak dibawah ini:
Sdri. Veranita : 0813 8922 8084
Sdra. Heru : 0813 1531 7467
Untuk lebih lengkap, unduh poster disini
Atau informasi resmi di PT Balai Lelang Indonesia, dapat klik sesuai lokasi aset: Tanjung Priok DKI Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, dan Bitung Sulwesi Utara
20/10/2026
PT PELNI (Persero) akan melayani Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, melalui kapal penumpang KM Dorolonda mulai 31 Oktober 2026.
09/10/2026
PT PELNI (Persero) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi konsumsi Jenis BBM Tertentu (JBT) PT PELNI (Persero) Semester I Tahun 2026 di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (8/10).
23/09/2026
PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan pengembangan ekosistem bisnis kelautan dan wisata masyarakat hukum adat di Pulau Kapota, Kec. Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada Rabu (23/9).