Press Release
PT PELNI (Persero)
No. : 04.11/11/PR/IV/2023
Surabaya, 11 April 2023 - - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menjamin pelayanan kapal perintis di wilayah Jawa Timur selama periode angkutan Lebaran 2023 berjalan lancar. Bahkan, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, PT PELNI dengan ijin Kementerian Perhubungan RI telah melakukan penyesuaian rute kapal.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI Yahya Kuncoro meminta masyarakat Jawa Timur, khususnya pengguna kapal perintis untuk mencari informasi tentang jadwal kapal perintis ke kantor cabang PELNI maupun pelabuhan terdekat. "Jadwal tiga kapal perintis yang melayani Jawa Timur sudah kami keluarkan hingga periode arus mudik dan arus balik untuk memberikan kepastian kepada masyarakat yang pasti ingin berlebaran di kampung halamannya masing-masing," ujar Yahya saat melakukan monitoring Angkutan Lebaran 2023 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (10/4) kemarin.
Yahya menambahkan, bahwa untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dengan kapal perintis di wilayah Jawa Timur, PT PELNI telah berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan dan telah disepakati untuk melakukan penyesuaian rute di wilayah Kepulauan Masalembu.
Terdapat tiga kapal perintis yang melayani Kepulauan Masalembu dan sekitarnya, yaitu KM Sabuk Nusantara 91, 92 dan 99. Jadwal yang telah disetujui Kementerian Perhubungan RI dan dikeluarkan oleh PT PELNI mengatur jadwal periode arus mudik 11 April hinggak arus balik 10 Mei 2023. PT PELNI akan terus memperbarui jadwal berikutnya dan menginformasikan kepada pengguna layanan kapal perintis.
Berikut penyesuaian rute kapal perintis yang melayani Kepulauan Masalembu:
Rute Trayek R-15 (KM. Sabuk Nusantara 92)
Semula : Surabaya, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Kalianget, Kangean, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Tanjung Wangi, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Kangean, Kalianget, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Surabaya
Menjadi: Surabaya, Kalianget, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Kalianget, Masalembo, Kalianget, Kangean, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Tanjung Wangi, Kalianget, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Surabaya
Rute trayek R-16 (KM. Sabuk Nusantara 99)
Semula : Surabaya, Masalembo, Keramaian, Matasiri, Maradapan, Marabatuan, Batulicin, Kotabaru, Batulicin, Marabatuan, Maradapan, Matasiri, Keramaian, Masalembo, Surabaya
Menjadi : Surabaya, Masalembo, Keramaian, Matasiri, Maradapan, Marabatuan, Batulicin, Kotabaru, Batulicin, Surabaya
Rute Trayek R-17 (KM. Sabuk Nusantara 91)
Semula : Surabaya, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Kalianget, Kangean, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Tanjung Wangi, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Kangean, Kalianget, Masalembo, Keramaian, Masalembo, Surabaya
Menjadi: Surabaya, Masalembo, Kalianget, Masalembo, Kalianget, Kangean, Sapeken, Pagerungan Besar, Sapeken, Tanjung Wangi, Sapeken, Pagerungan Besar, Tanjung Wangi, Sapeken, Surabaya
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 1.058 ruas dan menyinggahi 71 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, di mana Kapal Perintis menyinggahi 273 pelabuhan dengan total 3.495 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak.
09/10/2026
PT PELNI (Persero) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi konsumsi Jenis BBM Tertentu (JBT) PT PELNI (Persero) Semester I Tahun 2026 di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (8/10).
23/09/2026
PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan pengembangan ekosistem bisnis kelautan dan wisata masyarakat hukum adat di Pulau Kapota, Kec. Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada Rabu (23/9).
22/09/2026
PT PELNI (Persero) bersama Kementerian Perhubungan melaksanakan Workshop Safety Training di atas KM Bukit Raya pada rute Jakarta–Kijang tanggal 16–18 September 2026 dengan tema “Kesiapan Awak Kapal dalam Menghadapi Situasi Darurat”.