Press Release
PT PELNI (Persero)
No: 03.27/33/PR/III/2025
Jumlah Penumpang Mulai Turun Pasca Puncak Mudik, PELNI Siapkan Arus Balik
Jakarta, 27 Maret 2025 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat adanya penurunan dalam jumlah penumpang yang menggunakan kapal PELNI pasca puncak arus mudik yang telah terjadi pada 26 Maret 2025. Berdasarkan data per 27 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, jumlah penumpang yang dilayani pada hari ini menurun hingga 10 ribu penumpang jika dibandingkan dengan angka puncak sehari sebelumnya.
Pada puncak arus mudik tanggal 26 Maret 2025, PELNI melayani total 25.996 penumpang yang terdiri dari 23.645 penumpang kapal penumpang dan 2.351 penumpang kapal perintis. Namun, pada 27 maret 2025, data sementara menunjukkan jumlah penumpang turun menjadi 15.464 penumpang atau mengalami penurunan sebesar 40,51% dari angka puncak.
Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto menyampaikan bahwa penurunan angka ini menandakan fase puncak mudik telah usai dan aktivitas keberangkatan mulai melandai. “Penurunan ini adalah hal wajar setelah puncak arus mudik dan kami kini bersiap untuk mengantisipasi arus balik dalam beberapa hari ke depan,” ujar Evan.
Meski telah melewati puncak arus mudik, PELNI tetap menjaga kesiapan operasional dengan memastikan jadwal kapal berjalan sesuai rencana dan fasilitas kapal yang mendukung kebutuhan penumpang selama melakukan perjalanan mudik.
Evan juga menghimbau masyarakat yang masih akan bepergian pasca puncak mudik untuk memanfaatkan channel resmi seperti aplikasi PELNI Mobile atau website resmi PELNI untuk memesan tiket dan memantau jadwal kapal. “Kami juga mengingatkan calon penumpang untuk tetap datang lebih awal di pelabuhan dan membawa identitas yang sesuai dengan orang yang akan berangkat. Kami juga terus memantau situasi di lapangan dan memastikan armada kami dalam kondisi siap untuk melayani masayarakat di arus mudik maupun arus balik Lebaran,” tambah Evan.
PELNI juga terus berkolaborasi dan bersinergi dengan otoritas pelabuhan dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses embarkasi dan debarkasi demi mewujudkan mudik tenang dan menyenangkan.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan penumpang dan kerja sama dari pemerintah daerah, TNI, Polri serta otoritas pelabuhan yang telah mendukung kelancaran operasional kami,” tutup Evan.
Berdasarkan data per 16 s.d. 27 Maret 2025, pelabuhan dengan jumlah penumpang naik terbanyak adalah Pelabuhan Makassar (31.762), disusul Balikpapan (28.995), Batam (25.631), Ambon (20.160) dan Kumai (17.831).
Adapun 5 pelabuhan kedatangan terpadat, antara lain sebagai berikut :
1. Surabaya (48.942)
2. Makassar (31.618)
3. Bau-Bau (25.299)
4. Belawan (21.996)
5. Ambon (17.678)
Sementara itu, berdasarkan data per 27 Maret, 5 ruas terpadat yang dilayani PELNI adalah sebagai berikut :
1. Batam - Belawan (19.392)
2. Belawan - Batam (13.352)
3. Balikpapan - Surabaya (13.126)
4. Kumai - Semarang (10.384)
5. Makassar - Surabaya (8.628)
Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI.
Tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
**
Untuk informasi dan pertanyaan hubungi:
Ditto Pappilanda
Manager Komunikasi Korporasi
PT PELNI (Persero)
Telp. 021 - 6334342 ext 13106
13/02/2026
PT PELNI (Persero) resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 mulai hari ini, Jumat (13/2).
11/02/2026
PT PELNI (Persero) kembali mendapatkan penugasan untuk menyukseskan diskon transportasi sebagai bagian dari program stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H / Lebaran 2026.
27/01/2026
PT PELNI (Persero) mengimplementasikan Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) sebagai bagian dari transformasi digital di seluruh armada kapal penumpang.