Jakarta, 19 Maret 2020 - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PT PELNI (Persero) menerima pergantian dua anggota Dewan Komisaris pada Kamis sore (19/3) di Kantor Kementerian BUMN. Keputusan tersebut berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor SK-84/MBU/03/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia.
Salinan surat keputusan Menteri BUMN tersebut diserahkan langsung oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan II, Indriani Widiastuti. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa Menteri BUMN memberhentikan dengan hormat Loto Srinaita Ginting dan Danang Parikesit dari jajaran Dewan Komisaris PT PELNI (Persero) dan mengangkat Eddy Susanto Soepadmo serta Marwanto sebagai anggota Dewan Komisaris yang baru.
"Hari ini kami telah menerima pergantian dua anggota Dewan Komisaris PT PELNI (Persero) yang baru. Manajemen tentu berharap dengan bergabungnya Bapak Eddy dan Bapak Marwanto sebagai Komisaris di PELNI dapat mendukung dan menyukseskan target Perusahaan di 2020," ungkap Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro.
Dengan demikian, berikut adalah susunan anggota dewan komisaris PT PELNI (Persero) yang baru :
Ali Masykur Musa (Komisaris Utama), Johnnes Widodo H.M (Komisaris), Wahyu Adji Henpriarsono (Komisaris), Haryo Indratno (Komisaris), Eddy Susanto Soepadmo (Komisaris) dan Marwanto (Komisaris).
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.
*
Bila perlu konfirmasi hubungi :
Yahya Kuncoro
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero)
Hp : 0811 988 0162
Email : corporate.secretary@pelni.co.id
01/05/2026
PT PELNI (Persero) resmi memperluas akses transportasi di Maluku Utara yang ditandai KM Tatamailau sandar perdana di Pelabuhan Tobelo pada Kamis (30/4) pukul 11.00 WIT kemarin.
29/04/2026
PT PELNI (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Banda Neira atas insiden yang melibatkan KM Sabuk Nusantara 106 saat proses sandar di Pelabuhan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (28/4).
10/03/2026
PT PELNI (Persero) memulangkan satwa endemik Papua yang upaya penyelundupannya berhasil digagalkan pada Februari lalu.