slider
PT PELNI (PERSERO)

PRESS RELEASE

15/06/2025

KM Sabuk Nusantara 97 Alami Insiden, PELNI Siapkan Ganti Rugi ke Nelayan Perahu Bagan

PT PELNI (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas insiden KM Sabuk Nusantara 97 menabrak perahu bagan nelayan di perairan Selat Toli-Toli, Kamis (12/6) lalu.

Press Release
PT PELNI (Persero)
No: 06.15/51/PR/VI/2025

KM Sabuk Nusantara 97 Alami Insiden, PELNI Siapkan Ganti Rugi ke Nelayan Perahu Bagan

Jakarta, 15 Juni 2025 -- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas insiden KM Sabuk Nusantara 97 menabrak perahu bagan nelayan di perairan Selat Toli-Toli, Kamis (12/6) lalu. Tidak korban jiwa pada insiden ini dan telah diselesaikan melalui pertemuan antara Perusahaan dengan pemilik perahu bagan di Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas IV Toli-Toli pada Jumat (13/6).

Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto mengucapkan terima kasih kepada KSOP Kelas IV Toli-Toli I Made Rai Paniel dan semua pihak yang membantu mediasi antara PELNI dan pemilik perahu bagan sehingga dapat tercapai kesepakatan damai secara kekeluargaan dan pihak yang dirugikan menyetujui pemberian ganti rugi dari pihak PELNI.

"Kami juga memohon maaf kepada pemilik perahu bagan yang terdampak akibat insiden ini. Semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Kami tegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kapal tidak mengalami kerusakan apapun. Sesuai kesepakatan yang sudah dilakukan, kami sudah memberikan ganti rugi materiil kepada pemilik perahu bagan yang mengalami kerusakan. " ujar Evan.

Insiden yang dialami KM Sabuk Nusantara 97 terjadi pada Kamis (12/6) pukul 15.40 waktu setempat di Selat Toli-Toli. Saat kejadian, terdapat 78 penumpang di atas kapal. Berdasarkan keterangan Nakhoda Cornelis Lumansik, penyebab kejadian akibat arus laut yang sangat kuat pada saat kejadian.

Meski sempat mengalami insiden, kapal dapat sandar dengan baik di Pelabuhan Toli-Toli dan dapat melanjutkan pelayaran sesuai jadwal setelah melakukan pertemuan dengan pemilik perahu bagan dan tercapai kesepakatan damai.

"Kami menghimbau kepada seluruh anak buah kapal untuk selalu memperhatikan maklumat pelayaran dan memonitor cuaca di rute pelayaran. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, karena keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama kami," tambah Evan.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
**

Untuk informasi dan pertanyaan hubungi: 
Ditto Pappilanda
Manager Komunikasi Korporasi
PT PELNI (Persero)
Telp. 021 - 6334342 ext 1310

Berita Lainnya

04/03/2026

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode Angkutan Lebaran PELNI resmi dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.

03/03/2026

PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang PELNI.

27/02/2026

PELNI Bau-Bau Siapkan Layanan Optimal untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) Cabang Bau-Bau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.