Jakarta, 02 Juli 2021 - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) akan membatasi akses pembelian tiket kapal PELNI selama masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa - Bali pada 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang. Perusahaan akan menghentikan sementara penjualan tiket kapal melalui channel online hingga travel agent.
Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taufik menyampaikan penjualan tiket kapal PELNI hanya dilakukan melalui loket kantor cabang PELNI. Perusahaan juga mendorong pelanggan untuk melakukan pembayaran secara cashless. "Sentralisasi penjualan tiket melalui loket kantor cabang akan dimulai pada 3 Juli 2021," terang Opik.
Pelanggan kapal PELNI yang akan berpergian dari dan ke Pulau Jawa dan Bali diharuskan untuk menyertakan hasil negatif tes PCR dengan masa berlaku 2 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1 x 24 jam. "Selama masa PPKM Darurat, pelanggan juga harus menunjukkan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama sebagai pelengkap dokumen perjalanan," tambahnya.
Guna mengakomodir kebutuhan vaksinasi pelanggan kapal PELNI yang belum menerima dosis pertama, Perusahaan saat ini sedang mengupayakan untuk dapat memfasilitasi vaksinasi secara cuma-cuma bagi pelanggan sebelum berpergian dengan kapal PELNI. Perusahaan masih berkoordinasi dengan Otoritas Pelabuhan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) maupun Dinas Kesehatan setempat. "Untuk calon penumpang yang tidak atau belum melakukan vaksinasi dengan alasan medis, maka wajib dibuktikan dengan membawa surat keterangan dari dokter spesialis," jelas Opik.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan kapal PELNI dapat mengakses akun media sosial PELNI @Pelni162 atau website resmi Perusahaan www.pelni.co.id. Informasi seputar kebijakan berpergian dengan kapal PELNI dimasa PPKM darurat juga dapat ditanyakan melalu call center 021-162 dan WhatssApp di nomor 0811-162-1-162.
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.
21/04/2026
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI menggelar rangkaian aksi sosial melalui Program Bakti PELNI sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 yang jatuh pada 28 April 2026 mendatang.
14/04/2026
PT PELNI (Persero) bersama PT Meratus Line menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengangkutan muatan melalui skema Hub & Spoke pada layanan Tol Laut rute S4A dan S4B.
04/04/2026
PT PELNI (Persero) mencatat program diskon transportasi laut 30 persen telah habis terjual lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Penjualan tiket diskon yang dibuka sejak 11 Februari 2026 ini telah resmi ditutup pada Jumat (3/4) kemarin.