Press Release
PT PELNI (Persero)
No. : 12.13/58/PR/XII/2024
Jamin Pasokan Bahan Baku, TJSL PELNI Resmikan Desa Mandiri Penghasil Sayur di Cianjur
Cianjur, 13 Desember 2024 -- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan Desa Mandiri di Desa Sukanagalih, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (13/12). Program ini diharapkan dapat menjamin pasokan bahan makanan yang akan disalurkan ke kapal-kapal penumpang PELNI.
Peresmian Desa Mandiri TJSL PELNI dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati dengan didampingi Direktur Utama PELNI Services Sukendra dan Vice President Treasury PELNI Fauziah Ferryna. Hadir dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Sukanagalih Dudung Djaenudin dan sejumlah tokoh masyarakat. PELNI turut menggandeng Pusat Studi Pembangunan Desa Universitas Brawijaya dalam mengembangkan Desa Mandiri ini.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati mengatakan, kebutuhan PELNI akan pasokan bahan baku makanan sangat tinggi mengingat jumlah penumpang yang diangkut dapat mencapai 14.000 orang dalam sehari. "Saat ini tiga kota yang ditunjuk sebagai pemasok bahan baku selain Jakarta antara lain Surabaya, Makassar dan Ambon," ujar Anik.
Melalui program TJSL Desa Mandiri Sukanagalih ini, Anik menambahkan, PELNI mendapatkan jaminan sumber baha baku, khususnya sayuran, untuk dipasok ke kapal penumpang PELNI melalui Pelabuhan Tanjung Priok. PELNI Services atau PT Pelita Indonesia Djaya sebagai anak usaha PELNI ditunjuk sebagai penyerap hasil tani dari Desa Mandiri Sukanagalih untuk kemudian didistribusikan ke kapal PELNI.
Desa Sukanagalih sendiri berada didaerah dataran tinggi dengan ketinggian ± 935 meter diatas permukaan laut (mdpl) yang terletak di wilayah Kecamatan Pacet
Kabupaten Cianjur. Suhu rata-rata harian mencapai 18-27 derajat celcius dengan curah hujan rata-rata 110 mm/tahun.
Sementara itu Vice President Treasury PELNI Fauziah Ferryna menyebutkan, selain menjamin pasokan sumber bahan baku sayuran untuk kapal PELNI, program Desa Mandiri juga bertujuan meningkatkan kemampuan dan kualitas petani di Desa Sukanagalih. "Kami akan memberikan bimbingan teknis untuk modernisasi sistem pertaniannya agar lebih efisien dan produktif dengan tetap mengedepankan aspek ramah lingkungan," ujar Ferryna.
Di Desa Sukanagalih sendiri, PELNI melalui PELNI Services telah bekerja sama dengan para petani dengan total lahan mencapai 3.880 meter persegi yang mampu menghasilkan 56 jenis sayuran, dengan buncis dan kacang panjang sebagai komoditas unggulan. Dengan hasil pertanian di Desa Sukanagalih yang langsung diserap oleh PELNI, secara otomatis menjamin kesejahteraan para petani setempat karena harga beli yang stabil.
Seluruh Program TJSL PELNI memgacu pada pilar SDG's atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa dan telah diadopsi oleh Kementerian BUMN ke dalam Program TJSL di seluruh perusahaan BUMN. Selain sosial, pilar TJSL PELNI disusun atas pilar ekonomi, lingkungan, dan tata kelola hukum.
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 482 ruas dengan 1.297 rute dan menyinggahi 72 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana Kapal Perintis menyinggahi 236 pelabuhan dengan total 522 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak.
**
Untuk informasi dan pertanyaan hubungi:
Ditto Pappilanda
Manager Komunikasi Korporasi
PT PELNI (Persero)
Telp. 021 - 6334342 ext 1310
04/03/2026
PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode Angkutan Lebaran PELNI resmi dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
03/03/2026
PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang PELNI.
27/02/2026
PT PELNI (Persero) Cabang Bau-Bau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.